Max Moein kena sanksi foto syur, bukan pelecehan Desi. (www.detik.com)
Yah…gitu deh…
Sebenarnya yang penting itu arti hukumannya bukan bagaimana hukumannya. Apakah hukuman tersebut menjadi pelajaran bagi masyarakat atau bahkan anggota-anggota dewan yang mempunyai hobby yang sama???.
Inilah susahnya kalau yang periksa dan yang diperiksa berada pada lembaga yang sama, wong beda lembaga aja masih bisa “diatur”.
Nah bagi Partai yang kadernya melakukan hal ini tidak bisa mengelak dengan alasan “oknum”, memangnya partai gak bisa milih bibit, bebet, bobot (hehehe kaya orang milih pendamping hidup
) orang yang mewakili partainya.. Seharusnya wakil rakyat itu adalah orang yang benar-benar bersih, dan memperjuangkan nasib rakyat. Bukannya menggunakan uang gaji yang notabene uang rakyat untuk kesenangan pribadi.
Jadi untuk rakyat Indonesia ‘kan sekarang udah bisa menilai mana yang layak mana yang tidak, gitu aja kok repot…
1 Comment(s)
Comments RSS TrackBack Identifier URI
Leave a comment

lanjut…rek!